pkn
1. Apa yang dimaksud dengan harmoni dalam keberagaman sosial budaya?
2. Jelaskan permasalahan yang muncul dalam keberagaman ekonomi!
3. Bagaimana dampak positif dan dampak negatif dari sistem teknologi saat ini?
4. Jelaskan upaya yang harus dilakukan supaya sistem teknologi bermanfaat bagi masyarakat!
5. Bangsa Indonesia sejak dahulu dikenal dengan bangsa agraris. Namun, untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri terpaksa harus mengimpor dari negara lain. Mengapa hal itu terjadi? Apa yang seharusnya dilakukan bangsa Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangannya?
Jawaban
1. Terciptanya paduan keselarasan, saling menghormati, menyayangi serta menyinergikan dan menyelaraskan segala macam perbedaan secara ikhlas dan alamiah di lingkungan sosial budaya. Kehidupan masyarakat Indonesia yang berasal dari latar belakang yang beragam suku, budaya, agama, tradisi, pendidikan, ekonomi, dan sebagainya merupakan kodrat yang harus diterima oleh bangsa Indonesia.
2. Permasalahan sosial yang disebabkan oleh faktor ekonomi, misalnya karena tidak seimbangnya antara pendapatan dengan pengeluaran. Tidak tercukupinya kebutuhan hidup, terutama makanan, pakaian, tempat tinggal, dan jaminan kesehatan.
3. Teknologi memberikan dampak positif berupa peningkatan efisiensi, komunikasi global yang cepat, akses informasi tak terbatas, dan kemudahan transaksi. Sebaliknya, dampak negatif meliputi risiko kejahatan siber (hoaks/penipuan), berkurangnya interaksi sosial tatap muka, kecanduan, serta gangguan kesehatan fisik dan mental.
4. Upaya agar Sistem Teknologi Bermanfaat bagi Masyarakat:
Peningkatan Literasi: Meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat melalui pelatihan penggunaan teknologi.
Aksesibilitas: Menyediakan infrastruktur internet dan perangkat yang terjangkau agar bisa digunakan seluruh lapisan masyarakat.
Pengembangan Berbasis Kebutuhan: Menciptakan inovasi teknologi yang sesuai dengan permasalahan nyata di lapangan.
5. Mengapa Indonesia Impor Pangan & Apa yang Harus Dilakukan:
Alasan Impor:
Perubahan Struktural: Pergeseran ekonomi dari agraris ke industri dan jasa, mengurangi fokus pada sektor pertanian.
Alih Fungsi Lahan: Lahan pertanian berubah fungsi menjadi pemukiman, bandara, atau infrastruktur lain.
Biaya & Produksi: Harga impor kadang lebih murah, serta terbatasnya kemampuan produksi dalam negeri untuk memenuhi permintaan.
Upaya Pemenuhan Pangan:
Peningkatan Kesejahteraan Petani: Memberikan subsidi bibit, pupuk berkualitas, dan modal produksi.
Modernisasi Pertanian: Menggunakan teknologi pertanian untuk meningkatkan hasil produksi.
Perlindungan Lahan: Menghentikan konversi lahan pertanian menjadi area non-pertanian.
Komentar
Posting Komentar