Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

b. Indonesia

  Link video Jadilah orang yang selalu ingat akhirat, tetapi tidak lupa terhadap dunia. Selalulah berbuat baik meski perbuatan baik kita dibalas dengan tidak baik. Kebaikan kita tidak harus dibalas oleh orang itu, tetapi bisa dari orang lain. Jadilah orang yang selalu bersyukur terhadap apa yang Allah berikan karena rasa tidak bersyukur itu bisa merusak alam dan Allah sangat tidak menyukai orang yang membuat kerusakan di bumi. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: وَا بْتَغِ فِيْمَاۤ اٰتٰٮكَ اللّٰهُ الدَّا رَ الْاٰ خِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَاَ حْسِنْ كَمَاۤ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْـفَسَا دَ فِى الْاَ رْضِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ wabtaghi fiimaaa aataakallohud-daarol-aakhirota wa laa tangsa nashiibaka minad-dun-yaa wa ahsing kamaaa ahsanallohu ilaika wa laa tabghil-fasaada fil-ardh, innalloha laa yuhibbul-mufsidiin "Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah...

ski

 1. Tahun 1912 adalah untuk melaksanakan cita-cita pembaruan Islam dibumi Nusantara. Yaitu dengan cara berfikir dan beramal menurut tuntunan agama Islam, untuk kembali hidup menurut tuntunan …. D. Al-Qur’an dan Al-Hadist 2. Selain sebagai seorang ulama yang mumpuni di berbagai bidang ilmu pengetahuan, Syaikh Hasyim Asy’ari juga seorang aktifis pergerakan atau organisasi. Dan salah satu bukti peran aktifitasnya di pergerakan adalah .... B. mendirikan organisasi Nahdlatul Ulama 3. KH. Hasyim Asy’ari menyerukan resolusi jihad dan memfatwakan jihad yang saat ini dikenal dengan Hari Santri Nasional pada .… B. 22 Oktober 1945 4. Dibawah ini yang merupakan hikmah/keteladanan yang dapat diambil dari KH. Hasyim ‘Asyari adalah .... A. kerja keras dan pantang menyerah 5. KH. M. Hasyim Asya’ari ketika di Mekkah, berguru kepada seorang Ulama’ asal Pacitan yang tinggal di Mekkah, siapakah Ulama’ yang di maksud .... A. Syaikh Mafudz at-Tarmasi 6. Siapakah nama ayah dari KH. M. Hasyim Asya’ari? A....

pai

link video analisis  1. Kasus Siswa Mengolok-olok Guru & Mengacungkan Jari Tengah (Purwakarta, April 2026)  Kasus ini baru saja viral dan melibatkan sembilan siswa kelas XI IPS di sebuah SMA di Purwakarta.  * Kejadian: Sejumlah siswa terekam [menertawakan, mengejek, hingga mengacungkan gestur jari tengah] kepada seorang guru perempuan setelah jam pelajaran berakhir.  * Analisis Islam: Rasulullah SAW bersabda, "Bukan termasuk golonganku orang yang tidak menyayangi yang muda dan tidak menghormati yang tua" (HR. Tirmidzi). Mengolok-olok guru (apalagi dengan gestur jari tengah) adalah bentuk kesombongan yang dapat menutup pintu keberkahan ilmu.  link video kejadian 2. Kasus Pengeroyokan Guru SMK oleh Murid (Jambi, Januari 2026) Insiden serius ini terjadi di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, di mana seorang guru bernama Agus Saputra menjadi korban kekerasan fisik oleh siswanya sendiri.  * Kejadian: Bermula dari teguran guru terhadap siswa yang [mengucapkan ...

bahasa inggris

  link video
Gambar
 

mt²

Gambar
  link video

mt²

Gambar
  link video

mt²

Gambar
  link video

ips

  1. Keberagaman Identitas Fisik & Biologis * Ras: Perbedaan berdasarkan ciri fisik genetik (Mongoloid, Kaukasoid, Negroid, Australoid, dan Khoisan). * Etnisitas: Kelompok manusia yang terikat oleh kesamaan garis keturunan dan identitas budaya. * Warna Kulit, Mata, dan Rambut: Variasi fenotipe yang dipengaruhi oleh adaptasi iklim selama ribuan tahun. * Tinggi dan Struktur Tubuh: Misalnya perbedaan rata-rata tinggi badan antara suku Dinka di Sudan (sangat tinggi) dengan suku Pygmy di Kongo. *  2. Keberagaman Budaya & Komunikasi * Bahasa (Linguistik): Terdapat lebih dari 7.000 bahasa hidup, termasuk bahasa isyarat yang berbeda di tiap negara. * Dialek dan Aksen: Variasi cara bicara dalam satu bahasa yang sama. * Aksara (Sistem Tulis): Penggunaan huruf Latin, Arab, Kanji, Cyrillic, hingga aksara tradisional (seperti aksara Jawa atau Amharik). * Pakaian Adat: Mencerminkan nilai kesopanan, status sosial, dan fungsi praktis terhadap iklim. * Arsitektur Rumah Adat: Bentuk ban...

b. indonesia

Gambar
  link video

mt²

  link video

mt²

  link video

bk

Menurut saya kasus ini membuktikan bahwa kecerdasan intelektual tidak ada artinya tanpa kecerdasan emosional dan moral. Mengacungkan jari tengah bukan sekadar "bercandaan", melainkan bentuk penghinaan simbolis yang sangat kasar. Dalam budaya ketimuran, guru adalah orang tua di sekolah; tindakan ini menunjukkan hilangnya rasa hormat yang menjadi fondasi hubungan guru dan murid.

ujian robotik

  link video robot link video penjelasan

Ujian B. Indonesia

Gambar
 

B. Indonesia TKA

Bagian 1: Membaca Teks Informasi (Soal 1-12) Fokus: Memahami data, grafik, dan ide pokok. Ide Pokok: Menentukan inti paragraf (biasanya di awal atau akhir). Simpulan: Menarik inti dari seluruh isi teks. Makna Kata/Istilah: Menentukan arti kata teknis (contoh: digital, efisiensi ). Fakta vs Opini: Membedakan kenyataan dan pendapat penulis. Tujuan Penulis: Mengapa teks tersebut dibuat (menghibur atau menginformasikan). Analisis Grafik/Tabel: Membaca data angka menjadi kalimat. Hubungan Antarkalimat: Sebab-akibat atau perbandingan. Informasi Tersurat: Jawaban yang ada langsung di teks. Informasi Tersirat: Jawaban yang butuh logika (apa yang tidak tertulis). Ringkasan: Memilih kalimat yang merangkum teks dengan lengkap. Prediksi Kejadian: Apa yang akan terjadi jika teks berlanjut. Keberpihakan Penulis: Penulis mendukung siapa dalam teks tersebut. Bagian 2: Membaca Teks Sastra (Soal 13-22) Fokus: Cerpen, puisi, dan drama. Watak Tokoh: Sifat karakter (sombong, baik, rajin). Lata...

b. inggris

link video  

B. Indonesia

  link present ke 1 link present ke 2

ovk

 1. apa yang dimaksud dengan pola kalimat kara to itte? 2. tuliskan 3 contoh kalimat dengan menggunakan pola kalimat kara to itte! 3. apa yang dimaksud dengan pola kalimat toka? 4. tuliskan 3 contoh kalimat dengan menggunakan pola kalimat toka! 5. jelaskan fungsi pola kalimat demo! jawaban: 1. Pola kalimat "kara to itte" digunakan untuk menunjukkan alasan atau penyebab dari suatu tindakan atau kejadian. Artinya adalah "karena" atau "sebab". 2. Contoh kalimat dengan menggunakan pola kalimat "kara to itte": - Watashi wa byoki de yasunda kara to itte, gakko ni ikanakatta. (Saya tidak pergi ke sekolah karena saya sakit.) - Kare wa shiken ni ochita kara to itte, totemo gakkarishita. (Dia sangat kecewa karena gagal dalam ujian.) - Koku wa ame ga futte iru kara to itte, pikunikku wa chushishi mashita. (Piknik dibatalkan karena hujan turun.) 3. Pola kalimat "toka" digunakan untuk menunjukkan contoh atau ilustrasi dari suatu hal. Artinya adalah ...