Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

ujian multimedia

  link video

ujian robotik

  link video

ujian bahasa inggris

  link video The murder of his father-in-law and the assault on his wife occurred at his rented house in Sumber Tempur Hamlet, Mojokerto, on Wednesday morning. The Police Chief stated that the perpetrator's father-in-law was aware of the assault on Sri Wahyuni, leading him to kill Siti Arafah, his mother-in-law. The first issue was jealousy over his wife, who was considered irresponsible towards her family. The third was economic issues, indicating that there appeared to be an economic disparity between the victim's wife and husband within the family. The suspect cried several times while recounting his marital life. He admitted that he had long known about his wife's affair but chose to remain silent until his emotions escalated. He stated that he had always felt unappreciated as a husband. #Persecutor's Perspective: Even if the perpetrator felt hurt or was involved in economic problems, Islam strictly forbids resolving disputes through violence or murder. "And wh...

b. Indonesia

Gambar
 

pai

  link video Dalam pandangan Islam, kasus tragis di Mojokerto ini merupakan bentuk nyata dari hilangnya kendali diri akibat tekanan duniawi yang berujung pada dosa besar. Berikut adalah tinjauan terhadap ketiga pihak berdasarkan dalil Al-Qur'an dan Hadis: 1. Sudut Pandang terhadap Pelaku (Suami) Meskipun pelaku merasa sakit hati atau terhimpit masalah ekonomi, Islam melarang keras penyelesaian masalah melalui kekerasan atau pembunuhan. * Dosa Besar Membunuh: Pembunuhan jiwa tanpa alasan yang dibenarkan adalah salah satu dosa paling besar. "Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar." (QS. Al-Isra: 33). * Hukuman Dunia dan Akhirat: Pelaku terancam azab yang pedih jika tidak bertaubat nasuha. "Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, ia kekal di dalamnya dan Allah murka kepadanya..." (QS. An-Nisa: 93). * Gagalnya Menahan Amarah: Islam mengajarka...

UAS B. Indonesia dan PAI

Gambar